Perbedaan Fungsi Tuas Transmisi Mobil Manual Dan Automatic

  • Whatsapp

Transmisi adalah komponen pada mobil yang berfungsi mereduksi putaran dari mesin yang selanjutnya diteruskan ke difrensial untuk dibagi ke setiap roda kanan dan kiri. Dengan adanya transmisi maka pengemudi dapat dengan mudah mengatur penyaluran tenaga dari mesin ke setiap roda sesuai dengan yang diinginkan. Selain itu, dengan adanya transmisi memungkinkan fungsi mobil bisa berjalan mundur.

Untuk melakukan perpindahan, maka pengemudi harus mengatur tuas transmisi pada posisi yang sesuai dengan kondisi kendaraan. Misal, tanjakan, turunan, beban berat dan lain – lain yang kesemuanya itu bertujuan agar kendaraan mengeluarkan tenaga maksimal.

Read More

Transmisi pada mobil terbagi menjadi 2 ( dua ) jenis yaitu :

  1. Transmisi Manual
  2. Transmisi Automatic  ( matic )
Dari kedua mempunyai banyak perbedaan, seperti mekanisme kerjanya, kenyamanan dalam pemakaian dan lain – lain. Seperti yang saya tulis pada judul diatas, bahwa tuas transmisi pada kedua jenis tersebut juga berbeda. Karena berbeda maka penggunaannya juga berbeda pula, yang mana hal ini harus kalian ketahui sebelum menggunakan kedua jenis tranmisi diatas. 
A. Tuas Transmisi Mobil Manual
Mobil dengan transmisi manual adalah mobil yang saat perpindahan giginya dilakukan oleh pengemudi itu sendiri. Selain itu saat melakukan perpindahan gigi harus menekan pedal kopling agar penyaluran putaran dari mesin ke transmisi menjadi lebih halus. Proses ini memang sangat sulit bagi yang belum berpengalaman.

Pada bagian atas transmisi manual akan tertulis tanda perindahan gigi yang disimbolkan dengan angka dan  1 huruf yaitu 1,2,3,4,5 dan R. Keterangan ini berlaku pada mobil yang mempunyai 5 gigi percepatan dan 1 gigi mundur. Untuk jenis kendaraan yang lain seperti bus atau truck biasanya berbeda disesuaikan dengan fungsinya masing-masing.

 adalah komponen pada mobil yang berfungsi mereduksi putaran dari mesin yang selanjutnya d Perbedaan Fungsi Tuas Transmisi Mobil Manual Dan Automatic
Tuas Transmisi Manual, Sumber : Wikihow

Seperti yang kalian lihat pada gambar diatas, bahwa pada kondisi gigi Netral posisi tuas berada pada posisi tengah.  Contoh, Misalkan kita ingin memasukkan gigi 1 maka kita harus menggerakkan ke arah kiri ujung bagian atas. Jika kita akan menaikkannya dari posisi gigi 1 ke posisi  2  maka  cukup gerakkan tuas kebawah. Karena gigi 1 dan gigi 2 masih dalam satu garus lurus. Jadi proses pemindahan gigi tidak harus mengembalikkan terblebih dahulu ke posisi netral. Oh ya, setiap perpindahan gigi pada jenis transmisi manual maka harus dibarengi dengan penekanan pada pedal kopling.

Pertanyaan : Apakah bisa ketika dalam kondisi netral, terus kita langsung masukkan gigi ke posisi gigi  3 ?

Jawaban : Sangat bisa, karena pada jenis transmisi manual pengemudi bebas untuk langsung bisa  memindahkan posisi gigi sesuai dengan keinginnannya. Misal dari gigi 1 langsung naik ke gigi 4, maka itu bisa dilakukan. Namun ini tidak direkomendasikan oleh para ahli karena proses pemindahan gigi harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi mobil dan putaran mesin yang bisa kita pantau dari RPM ( Round Per Minutes ).

Proses pemindahan dan pemilihan gigi juga harus benar dilakukan agar mesin mobil anda awet. Ini sangat berhubungan dengan cara pengemudian mobil yang baik dan benar yang mana hal ini akan sangat berpengaruh terhadap rasa kenyamanan mengemudi yang dirasakan oleh para penumpang.

Dibawah adalah tabel proses pemindahan dan pemilihan gigi yang bisa kalian jadikan pedoman. Pada gambar dibawah adalah transmisi manual yang mempunyai 6 gigi percepatan dan 1 gigi mundur.

  • Gigi 1 digunakan untuk kecepatan 0 sampai 24 Km/jam
  • Gigi 2 digunakan untuk kecepatan 24 sampai 48 Km/jam
  • Gigi 3 digunakan untuk kecepatan 48 sampai 72 Km/jam
  • Gigi 4 digunakan untuk kecepatan 72 sampai 97  Km/jam
  • Gigi 5 digunakan untuk kecepatan 97 Km/jam keatas
  • Gigi 6 digunakan untuk kecepatan 121 Km/jam keatas
* Setiap perpindahan gigi dilakukan pada RPM 3000
B. Tuas Transmisi Automatic ( Matic )
Mobil Matic adalah mobil yang proses pemindahan giginya tetap dilakukan oleh pengemudi namun proses kerja didalam transmisi dilakukan secara otomatis. Jadi proses pemindahannya masih menggunakan tenaga manusia ya, hanya proses kerjanya yang otomatis. Kita tidak akan menemukan  angka – angka pada bagian atas tuas transmisi seperti halnya pada transmisi manual. 
Oleh sebab itu salah satu kelebihan yang didapat oleh para pengguna mobil matic adalah tidak mudah lelah. Mengapa ? karena tidak harus repot terus-terusan memindahkan gigi ketika mobil mengalami setiap kondisi yang berbeda. Kesemuanya ini sudah dirangkap menjadi 1 sistem oleh tranmsi matic untuk menghadapi beragam kondisi yang dilalui oleh mobil. 
  • Posisi P ( Parking ) digunakan pada saat kendaraan pada kondisi parking. Pada posisi ini, tranmsisi dalam kondisi mengunci sehingga mobil tidak dapat bergerak maju maupun mundur.
  • Posisi R (Reverse ) digunakan sama seperti pada jenis transmisi manual yaitu mundur.
  • Posisi N ( Netral ) digunakan pada posisi netral. Pada posisi N mobil matic dapat di stater
  • Posisi D ( Drive ) digunakan digunakan untuk kecepatan mobil terbaik. Posisi ini digunakan untuk berkendara dalam kota yang memilik kontur jalan yang rata tanpa tanjakan dan turunan yang curam
  • Posisi L ( Low ) disarankan untuk  menggunakannya saat melintasi turunan atau tanjakan curam. Karena L merupakan transmisi dengan kecepatan paling rendah. Sehingga dinilai aman saat melibas turunan atau tanjakan yang cukup curam.
  • Posisi S ( Sport ) digunakan sangat co
    cok untuk ngebut yang mana pada posisi ini pengemudi akan merasakan  sensasi akselerasi dan deselerasi yang berbeda.
Diatas adalah salah satu fungsi tombol – tombol yang terdapat pada tuas transmisi matic. Masih banyak jenis yang memiliki kode berbeda, namun sebenarnya fungsinya sama. 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *