Kelebihan Dan Kekurangan Jenis Penggerak Roda Depan, Roda Belakang Serta 4 WD/AWD

  • Whatsapp

Sebelum memilih membeli kendraan maka ada beberapa hal teknis yang harus dipertimbangkan. Salah satu hal teknik tersebut adalah jenis penggerak roda yang digunakan pada mobil yang akan kita beli. Mengapa demikian ? karena ini akan berpengaruh terhadap penggunaan mobil tersebut yang aka kita gunakan. Apakah untuk pemakaian dalam kota, jalan menanjak atau bahkan medan yang berat ( berlumpur ).

Pada mobil terdapat beberapa jenis penggerak roda yaitu :

Read More

  • Penggerak roda depan ( FWD / Front Wheel Drive ) dimana yang beputar hanya roda depan ketika mobil pada posisi terangkat. 
  • Penggerak roda belakang ( RWD / Reverse Wheel Drive ) dimana yang berputar hanya roda belakang saat mobil pada posisi terangkat.
  • penggerak 4 roda ( 4 WD / Four Wheel Drive ) atau ada juga yang menyebutnya sebagai AWD ( All Wheel Drive ) walaupun seraca mekanis kerjanya ada perbedaan sedikit, tetapi pada intinya  keempat rodanya dapat berputar ( sebagai penggerak ).
Untuk mengetahui lebih jelas mengenai jenis – jenis pemindah tenaga pada kendaraan, saya telah menuliskan pada artikel sebelumnya Jenis-jenis Penggerak Roda Mobil Berdasarkan Letak Mesinnya.

Baiklah, adapun kelebihan dan kelemahan masing – masing jenis penggerak kita bahas pada artikel dibawah ini .

1. Penggerak Roda Depan ( FWD )

A. Kelebihan

  • Ongkos produksi bisa ditekan lebih murah, karena mekanis kerjanya tidak membutuhkan komponen yang banyak. Dimana mesin langsung menyalurkan tenaganya ke poros roda depan, sehingga tidak membutuhkan poros propeler.
  • Lebih irit BBM karena bobot mobil yang lebih ringan akibat dari pengurangan komponen mekanisme kerja dibanding dengan jenis penggerak yang lain
  • Tenaga yang disalurkan ke roda bisa lebih besar, ini karena posisi mesin yang searah dengan roda, sehingga meringankan beban kerja mesin
  • Lantai kabin mobil bisa lebih rata karena letak mekanisme penggerak roda yang sama sekali tidak melewati bagian bawah kabin
  • Traksi ( gaya gesek ) pada roda penggerak depan lebih besar, ini karena letak mesin yang berada pada bagian depan dan tertumpu langsung diatas roda penggerak
  • Tidak akan mengalami kerusakan bunyi pada bagian diffrensial seperti layaknya penggerak roda belakang.
B. Kekurangan 
  • Usia komponen pada kaki – kaki tidak tahan lama dibanding penggerak jenis lain, ini karena roda depan harus bekerja lebih keras selain sebagai penggerak yang mendapat tenaga dari mesin juga pengarah kendaraan dari roda kemudi
  • Soal tenaga, tidak sebaik dibanding dengan jenis penggerak roda belakang saat berada di tanjakan
  • Cukup berbahaya jika dijejali mesin dengan tenaga yang besar ( 400 Hp ketas )
  • Mengalami understeer lebih besar, pengertiannya jika mobil pada kecepatan tinggi kita belokkan ke arah kiri, maka akan ada gaya melawan ke arah kanan. Sebaliknya, jika mobil kita belokkan ke kanan, akan ada gaya melawan ke kiri. Faktor ini diakibatkan karena roda depan juga berfugsi sebagai penggerak yang menerima putaran dari mesin.


2. Penggerak Roda Belakang ( RWD)

A. Kelebihan

  • Konstruksi lebih solid, sehingga cukup baik untuk melibas segala medan dalam perjalanan
  • Turning radius bisa lebih patah ( lebih kecil ), ini karena roda depan hanya berfungsi sebagai pengarah. Sehingga tidak dibatasi oleh drive shaft
  • Kerja power steering lebih ringan, ini karena beban roda depan yang lebih ringan kerjanya hanya untuk mengarahkan kendaraan, tidak seperti FWD yang harus menumpu beban kerja ganda ( pengarah dan penggerak )
  • Di jalan menanjak, mempunyai tenaga lebih baik dibanding FWD
B. Kekurangan 
  • Bobot kendaraan yang lebih besar, ini karena jumlah komponennya yang lebih banyak
  • Harga lebih mahal, proses produksi yang membutuhkan komponen lebih dibanding jenis FWD
  • Kerugian mekanis lebih besar, ini karena tenaga dari mesin harus melewati beberapa komponen untuk dapat meneruskna putaran ke roda belakang
  • Umumnya bentuk lantai kabin tidak serata seperti FWD, namun tidak sedikit juga yang mempunyai bentuk lantai kabin yang rata
  • Lebih besar mengalami Oversteer, dimana bagian belakang mobil akan membuang gara keluar dari arah belokan. Contoh, pada kecepatan tinggi jika mobil dibelokkan ke arah kiri, maka bagian belakang mobil akan mengarah ke kanan. Inilah yang menjadi cikal bakal motorsport Drifting.

3. Penggerak 4 Roda ( 4WD ) atau Semua Roda ( AWD )
A. Kelebihan 
  • Traksi ( gaya gesek ) lebih besar, ini karena semua roda mendapatkan putaran dari mesin
  • Lebih stabil melewati medan yang sulit ( licin, berbatu dan berlumpur )
B. Kelemahan
  • Konsumsi bahan bakar lebih boros, ini karena bobot konstruksinya yang lebih banyak
  • Bisa mengalami oversteer atau understeer, tergantung bagaimana pabrikan mendesainnya

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *