Jenis – Jenis Master Silinder Dan Konstruksinya Pada Sistem Rem

  • Whatsapp

Master silinder pada rem adalah komponen yang sangat penting bagi keamanan setiap kendaraan. Ada pepatah yang mengatakan, lebih baik mesin mati dari pada rem rusak saat kendaraan sedang melaju. Dari pepatah ini kita bisa mengambil intisari bahwa lebih baik kendaraan tiba-tiba berhenti karena mesin rusak, dibandingkan kendaraan melaju kencang tetapi rem blong ( tidak berfungsi ).

Master rem berfungsi menekan minyak rem yang diteruskan ke master slinder agar dapat menekan kampas rem. Bekerjanya master rem karena adanya daya dorong dari pedal rem yang dilakukan oleh pengemudi. Bukan hanya itu, tekanan pedal yang dilakukan oleh pengemudi juga dilipat gandakan oleh booster agar pegemudi tidak memerlukan tenaga besar untuk menekan pedal.

Read More

Master silinder mempunyai jenis – jenis yang berbeda, yaitu jenis tunggal dan ganda (tandem). jenis tunggal digunakan pada sepeda motor. Sedangkan  jenis ganda ( tandem ) pada umumnya untuk kendaraan – kendaraan berat ( Mobil sedan, truck dll ). Yang mana pada tipe ganda  mempunyai keuntungan  yaitu apabila salah satu sistem tidak bekerja , sistem yang lain masih dapat berfungsi dengan baik.

Master silinder pada rem adalah komponen yang sangat penting bagi keamanan setiap kendaraa Jenis - Jenis Master Silinder Dan Konstruksinya Pada Sistem Rem
Konstruksi master silinde jenis ganda

Disebut sebagai jenis ganda karena master silinder ini mempunyai 2 piston yang mana pada setiap piston mempunyai 1 lubang yang mengarah ke piston silinder. Kedua piston ini bekerja bersamaan apabila ada tekanan pusrod dari pedal rem oleh pengemudi.

Pada bagian atasnya terdapat tangki cadangan cairan minyak rem. Dilengkapi juga dengan pelampung volume minyak rem. Dimana pelampung ini berfungsi untuk mengetahui volume minyak rem yang terhubung dengan lampu indikator minyak rem pada dasbord.

Master silinder pada rem adalah komponen yang sangat penting bagi keamanan setiap kendaraa Jenis - Jenis Master Silinder Dan Konstruksinya Pada Sistem Rem
Pembagian tekanan rem pada ke empat roda

Pada sistem penggerak roda belakang, piston no.1 untuk rem roda depan sedangkan  piston no.2 digunakan untuk roda belakang. Namun, pada kendaraan penggerak roda depan, terdapat beban tambahan pada roda depan. Maka untuk mengatasi hal ini digunakan mekanisme diagonal splithydraulic system, seperti yang terlihat pada gambar diatas.

Diagonal splithydolic system dirancang agar beban yang diterima antara roda depan dan roda belakang memikul beban yang sama. Menerima beban yang sama antara roda depan dan belakang dapat mempertahankan kestabilan kendaraan.

Outlet Check Valve 

Pada beberapa master silinder dilengkapi dengan outlet check valve yang terpasang pada  lubang keluar yang menuju ke silinder roda. Fungsinya untuk mempertahakan sisa tekanan minyak rem  pada pipa sebesar 1 kg/cm2. Tujuannya untuk mencegah keterlambatan pengereman saat pedal diinjak ( lebih responsive).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *