Jenis – Jenis Ban Yang Digunakan Pada Mobil Balap F1

  • Whatsapp

Mobil Formula 1 adalah sebuah mahakarya kendaraan yang luar biasa. Disana terdapat berbagai sistem yang saling mendukung agar mobil dapat melaju dengan kecepatan tinggi dengan  kontrol yang baik. Banyak faktor yang mempengaruhi untuk memenuhi kebutuhan tersebut seperti aspek aerodinamis, konstruksi rangka dan bodi serta mesin. Selain itu ada satu lagi faktor pendukung yang tidak akan meungkin tergantikan dengan yang lain yaitu ban. Ban menjadi aspek penting mengingat kinerjanya yang berfungsi sebagai penopang mobil yang bersentuhan langsung dengan lintasan.

Ban pada mobil biasa dengan ban mobil F1 sangat berbeda jauh perbedaanya. Pada Ban mobil biasa umumnya dapat digunakan hingga jarak tempuh 16.000 Km atau lebih. Sedangkan ban pada mobil F1 hanya didesain dengan jarak tempuh yang pendek berkisar antara 60 Km sampai 120 Km, inipun tergantung dari jenis ban yang dipakai.

Read More

Ban mobil balap F1 terbuat dari campuran sennyawa karet yang sangat lembut, alami dan sintetis dengan tujuan agar mendapat daya cengkram yang maksimal saat bapalan, ringan dan kuat. Dalam pengujiannya, ban ini harus mampu menopang gaya tekanan kebawah ( downforce ) dengan rincian menerima  4g beban lateral dan 5g beban longitudinal.  Salah satu kekurangan jenis ban ini  cenderung lebih cepat aus. Keausan ban ini akan terlihat pada bagian tapak ban saat seletalah balapan. Para pembalap sering menyebutnya sebagai ” kelereng ” karena bentuknya yang bulat – bulat kecil yang menempel pada ban dan  bertaburan pada lintasan.

Pada awal – awal perkembangannya di tahun 1960 an dan 1970 an, para tim balap dan pabrikan bersepakat bahwa dengan menghilangkan pola pada tapak ban ( groove ) akan memperbesar luas permukaan ban menyentuh lintasan dan ini akan sangat baik untuk meningkatkan daya cengkram pada cuaca kering. Atau biasanya kita sering menyebutnya sebagai ban Slick ( ban kering ).

Sampai pada tahun 1998, ada sebuh aturan baru bahwa mobil f1 dapat menggunakan kembali ban yang ber alur ( groove ) dengan harapan dapat menambah daya cengkram saat mobil berkecepatan tinggi di tikungan. Alur yang ada pada ban juga mempunyai aturan yang ditetapkan yaitu dengan lebar minimal 2,5 mm dengan jarak antar alur 50 mm serta jumlah alur sebanyak 4 garis pada setiap ban.

 adalah sebuah mahakarya kendaraan yang luar biasa Jenis - Jenis Ban Yang Digunakan Pada Mobil Balap  F1
Warna pada dinding Ban

Adapun jenis – jenis ban pada mobil balap F1 dapat dilihat dari warna garis yang ada pada dinding ban.

Secara umum, ban yang digunakan pada mobil F1 ada 2 yaitu :


a. Ban Kering ( Slick )

Ban kering adalah ban yang didesain tanpa tapak ban ( alur ) yang digunakan pada cuaca panas saat balapan.  Jenis – jenis ban slick,

#1. Warna Merah muda ( Hipersoft )

#2. Warna Ungu ( ultrasoft )

#3. Warna Merah ( super lunak )

#4. Warna Kuning ( Lunak )

#5. Warna Putih ( sedang )

#6. Warna Biru ( keras )

#7. Warna Orange ( super keras )

 adalah sebuah mahakarya kendaraan yang luar biasa Jenis - Jenis Ban Yang Digunakan Pada Mobil Balap  F1
Ban dengan alur ( Groove ) dan Ban tanpa alur ( Slick )

b. Ban Basah ( Groove)

Ban Basah mempunyai ciri – ciri memiliki tapak ban ( alur ) yang berfungsi membuang air pada saat lintasan berair. Ini bisanya digunakan saat balapan pada  cuaca hujan. Pirelli mengklaim bahwa ban jenis ban basah tingkat menengah dapat mengalirkan air sebanyak 35 liter / detik. Sedangkan ban basah dengan tingkat penuh dapat mengalirkan air sebanyak 85 liter / detik. Ini bertujuan untuk mencegah Aquaplaning ( mobil ) mengambang akibat genangan air pada lintasan.

#1. Warna Hijau (  menengah )

#2. Warna Biru   ( Penuh )

Biasanya para pembalap akan menggunakan ban minimal sebanyak 2 kali dalam setiap bapalan. Ini tergantung dari cuaca saat balapan apakah panas atau hujan.  Untuk udaranya, ban pada mobil F1 menggunakan campuran udara khusus yang lebih banyak kandungan Nitrogennya. Dengan tujuan untuk meminimalkan variasi tekanan yang terpengaruh oleh suhu dan dapat mempertahankan tekanan ban dalam waktu yang lama dibanding ban yang menggunakan udara normal

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *