Fungsi Sistem Kemudi Dan Jenis-jenisnya Pada Mobil

  • Whatsapp
 Sistem kemudi pada mobil berfungsi untuk mengarahkan kendaraan sesuai dengan keinginan pe Fungsi Sistem Kemudi Dan Jenis-jenisnya Pada Mobil
Manual Steering
Sistem kemudi pada mobil berfungsi untuk mengarahkan kendaraan sesuai dengan keinginan pengemudi. Sistem kemudi yang ada pada kendaraan haruslah nyaman dan aman dalam pengoperasiannya. Karena jika kedua hal tersebut tidak terpenuhi, maka pengemudi akan mudah lelah dan berakibat membahayakan.  
Salah satu ciri kemudi yang baik adalah mudah ( ringan ) digerakkan ketika kendaraan berjalan lambat dan susah ( berat ) digerakkan ketika kendaraan berjalan pada kecepatan tinggi. Mengapa demikian ? sebab pada kecepatan rendah, stabilitas kendaraan masih rendah sehingga kemudi harus ringan diputar dan ini sangat membantu pengemudi. Sedangkan pada kecepatan tinggi, sistem kemudi haruslah berat  saat diputar, hal ini bertujuan mudah dalam pengontrolan kendaraan, karena pada saat ini mobil dalam kondisi stabilitas tinggi.
Oleh karenanya seiring dengan perkembangan teknologi saat ini, sistem kemudi sudah mengalami perubahan yang lebih baik. Bahkan teknologi otonomos  ( tidak perlu pengemudi ) sudah ada saat ini. Namun kita tidak membahasnya dalam artikel ini.

Read More

Adapun jenis – jenis sitem kemudi yang ada pada mobil yaitu :
a. Manual Steering 
Manual steering adalah sistem kemudi konvensional ( manual ), dimana cara kerjanya murni mengandalkan mekanisme persambungan roda gigi. Sistem kemudi ini ada pada mobil – mobil zaman dulu ( generasi awal ).
b. Power Steering 
Power steering adalah sistem kemudi yang dikembangkan dengan bantuan tekanan oleh cairan minyak ( hidrolik ). Yang mana terdapat pumpa tekanan minyak yang digerakkan oleh puli poros engkol. 
c. Electronic Power Steering ( Sistem kemudi menggunakan penggerak motor listrik )
Electronic power steering adalah teknologi teranyar yang ada pada sistem kemudi. Yang mana sistem kemudi ini dalam menggerakkannya dibantu oleh sebuah motor listrik yang menempe pada steering main shaft. 
Roda kemudi yang terdapat pada sistem kemudi mempunyai bentuk bulat yang besar dan kecil. Dimana pada jenis keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing. Namun, fungsi secara umum, jenis yang besar digunakan untuk kendaraan besar dan jenis yang kecil digunakan untuk kendaraan kecil. 
Bentuk sistem kemudi
a.  Bentuk Besar
     – Keuntungan : Moment yang dipindahkan besar dan lebih stabil
     – Kerugian      : Memerlkan ruang yang lebih besar ( makan tempat )
b. Bentuk Kecil
    – Keuntungan   : Peka terhadap setiap gerakan yang diberikan 
    – Kerugian        : Membutuhkan tenaga besar untuk  memutarnya
Sedangkan mengenai keamanan, steering mainshaft didesain dengan desain keamanan yang berbeda-beda. Desain ini semua tujuan adalah apabila terjadi kecelakaan, maka mainshaft tidak menjadi ancaman bagai pengemudi.

Karena dalam teorinya, ketika terjadi kecelakaan maka terjadi dorongan ( tekanan ) dari bagian depan yang mengakibatkan tekanan diteruskan ke mainshaft. Dan mainshaft akan mendorong pengemudi. Oleh karenanya, ini harus aman saat terjadi kecelakaan.

1. Collabsible Type 

Pada type ini, column mempunyai mata jaring, main shaftnya terdiri dari bagian atas dan bawah yang disambung dengan platic pin. Pada Column braketnya dipasang capsule. 
Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka main shaft dan columnnya akan runtuh.
2. Ball Type 
Pada type ini, Columnnya terdiri dari dua bagian atas dan bawah yang disambung dengan ball bearing. Main shaftnya terdiri dari 2 bagian yang disambung dengan plastik pin .
Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka mian shaft dan columnnya akan menyusut, tenana benbturan tersebut akan diserap oleh ball bearing
3. Solid Silicon Rubber Sealed 
P
ada type ini,Main shaftnya terdiri dari 2 bagian yang disambung dengan plastik pin  Didalam main shaft bagian bawah di isikan silicon rubber dan braketnya dipasangkan caster wedge. 
Jika mobil tabrakan, steering gear box mendapat tekanan yang kuat, maka braketnya akan runtuh dan main shaftnya menyusut, dengan mrnyusutnya mainshaft ini maka silicon rubber akan menjadi tepung dan tersembur keluar melalui orifice  pada steering main yoke Pada saat inilah silicon rubber menyerap tenaga benturan.
4. Non Colabsible 
Pada type ini main shaftnya terbuat dari besi yang langsung berhubungan dengan steering gear box

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *