Front Wheel Aligment Sudut Toe Dan Sudut Chamber

  • Whatsapp

Kenyamanan dalam berkemudi merupakan tujuan dari sebuah desain kenderaan. Kenyamanan ini akan berpengaruh terhadap mengontrol ( mengendalikan ) kendaraan yang dilakukan oleh pengemudi. Fungsi Toe yaitu sebagai koreksi sudut Camber dan sebagai koreksi gaya Penggerak

Salah satunya adalah Front Whell Aligment yaitu pengaturan berbagai sudut pada roda depan. Pada FWA ada beberapa jenis pengaturan – pengaturan yang dilakukan untuk menyeting sudut roda depan yaitu :

Read More

1.Toe
Selisih jarak roda depan bagian depan dengan roda depan bagian belakang dalam satuan milimeter (mm).

Sudut Toe In dan Toe Out
Efek yang terjadi jika :

1. Toe in terlalu besar
     Roda akan aus pada sebelah luar
2. Toe out terlalu besar
     Roda akan aus pada sebelah dalam

Fungsi Toe Sebagai Koreksi Chamber

Reaksi rolling chamber menyebabkan roda menggelinding ke arah luar,  oleh sambungan kemudi roda dipaksa bergerak lurus kearah jalannya kendaraan akibatnya roda menggelinding dengan ban menggosok pada permukaan jalan.

Fungsi Toe Sebagai Koreksi Gaya Penggerak 

– Penggerak Roda Belakang

Gaya penggerak dari axel belakang diteruskan ke axel depan melalui rangka, reaksi gelinding  ban roda depan yang mengarah ke belakang menyebabkan bagian depan cenderung bergerak ke arah luar.
Untuk mengatasi ini, pada kendaraan dengan penggerak roda belakang perlu dilakuka penyetelan toe in ( positive )

– Penggerak Roda Depan 
Gaya penggerak dari roda depan diteruskan ke axel belakang melalui rangka. Reaksi terhadap gelinding roda belakang yang mengarah ke belakang ( beban ) menyebabkan roda depan bagian depan cenderung bergerak kearah dalam.
Untuk mengatasi reaksi ini pada kendaraan dengan penggerak roda depan perlu dilakukan penyetelan toe out
2. Chamber
Chamber adalah kemiringan roda bagian atas ke arah bagian luar atau dalam dilihat dari sudut vertikal. 
fungsi sudut chamber  adalah perpanjangan garis tengah roda kiri dan kanan akan bertemu pada satu titik . Dengan adanya rolling camber maka gaya untuk memutar roda kemudi menjadi lebih ringan. 
– Fungsi Chamber Positif
Perpanjangan garis tengah roda kiri dan kanan akan bertemu pada satu titik . Dengan adanya rolling chamber maka gaya untuk memutar roda kemudi menjadi lebih ringan
– Fungsi Chamber Negatif
Pada camber negative jatuh titik kutub terhadap jalan ( 1 ) dengan titik putar kemudi terhadap jalan ( 2 ) semakin jauh
Camber negative menyebabkan rolling camber mengarah ke dalam ( 0 ). Sehingga pengemudian kendaraan menjadi berat

– Pengaruh Chamber terhadap kenyamanan dalam pengemudian
a. Chamber Positif
Gaya sejajar S / spindel ( FS ) yang mengarah ke roda menyebabkan reaksi roda menekan ke arah bantalan dalam sehingga reaksi kelonggaran bantalan berkurang.  Camber positive mengurangi kelonggaran bantalan.
Letak beban kendaraan pada spindel mendekati bantalan dalam, menyebabkan getaran yang ditimbulkan spindel dan
diteruskan ke sistim kemudi menjadi kecil.
b. Chamber Negatif
Gaya sejajar S / spindel ( FS ) yang mengarah keluar dari roda menyebabkan roda ingin lepas dari pengikatnya, reduksi kecocokan bantalan dapat dirasakan pada sistim kemudi.  Camber negative menyebabkan efek kebebasan bantalan roda bertambah.
Letak beban kendaraan pada sumbu spindel mendekati bantalan luar menyebabkan beban spindel bertambah, getaran yang ditimbulkan spindel diteruskan ke sistim kemudi bertambah.

– Letak beban spindle terhadap Chamber
a. Chamber Positif
Gaya reaksi ( gaya tegak lurus ) pada posros roda ( spindel ) mendekati sumbu putar kemudi ( king pin ). Camber positif dapat memperkecil moment bengkok spindel

 Keterangan :

F  = Gaya berat kendaraan
Fr = Gaya reaksi ( gaya tegak lurus )
 b. Chamber Negatif
Gaya reaksi ( gaya tegak lurus ) pada poros roda ( spindel ) menjauhi sumbu putar kemudi / king pin. Camber negative dapat memperbesar moment bengkok spindel

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *