Apa Itu Torsi, Dan Apa Hubungannya Dengan Kinerja Mobil ?

  • Whatsapp
Pengukuran Torsi Mesin 

Sering anda mendengar berapa tenaga maksimal yang dapat disemburkan oleh setiap mesin pada kendaraan ? tentunya hasilnya berbeda-beda tergantung dari jenis dan kapasitas mesin yang digunakan. Biasanya banyak orang menyebutnya sebagai Torsi. Apa itu Torsi dan bagaimana pengaruhnya terhadap mesin ? berikut ulasannya.

Torsi secara sederhana adalah kekuatan memutar, yang mana ada kecenderungan gaya untuk memutar objek pada sumbunya. sebagai contoh sederhana adalah ketika kamu mulai mengayuh sepeda.  Pasti ada tenaga awal yang kamu gunakan untuk menggerakkan objek tersebut. Nah itu adalah analogi sederhananya mengenai torsi. Dalam istilah otomotif, ini adalah ukuran yang digunakan untuk memutarkan poros engkol akibat dari kerja – kerja piston.

Read More

Rumus torsi = Gaya x Jarak. 

Satuan yang digunakan untuk mengukur torsi dalam satuan internasional adalah Newton-Meter(Nm). Pada satuan Metrik menggunakan satuan Kilogram-meter (Kg-m) dan satuan imperial adalah Foot-pound ( ft-lb ).

Satuan Internasional = Newton-meter ( Nm )
Satuan Metrik           = Kilogram – meter ( Kg-m)
Satuan Imperial        = Foot – pound ( ft-lb )

Perlu kita ketahui bahwa setiap mesin dirancang berbeda-beda tergantung dari tujuan kendaraan itu dibuat. Oleh karena itu, hasilnya tenaga yang dikeluarkan  juga berpariasi. Output torsi yang dikeluarkan oleh mesin dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti panjang langkah torak, perbandingan kompresi, tekanan pembakaran dan kecepatan RPM.

Salah satu konstruksi jenis langkah silinder yang dapat mengelurakan torsi lebih besar adalah jenis Long Stroke Enggine, yang mana langkah torak lebih panjang dibanding diameter piston. Atas dasar itulah maka jenis silinder Long Stoke banyak diaplikasikan pada mobil – mobil besar yang memang bekerja sangat berat untuk mengangkut beban-beban berat dengan mengesampingkan kecepatan kendaraan.

Jadi pada mobil-mobil besar, yang mereka butuhkan adalah tenaga yang besar. Atas dasar itulah, pabrikan membuat mesin – mesin truck menggunakan jenis silinder Long Stroke.

Prinsip Kerja Dynotest ( alat pengukur torsi )

Pada motor bakar untuk mengetahui daya poros harus diketahui dulu torsinya. Pengukuran torsi pada poros motor bakar menggunakan alat yang dinamakan Dinamometer / dynotest. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memberi beban yang berlawanan terhadap arah putaran sampai putaran mendekati 0 rpm. Beban ini nilainya adalah sama  dengan torsi poros.

Dapat dilihat dari gambar diatas adalah prinsip dasar dari dinamometer. Dari gambar diatas dapat dilihat pengukuran torsi pada poros ( rotor) dengan prinsip pengereman dengan stator yang dikenai beban sebesar w. Mesin dinyalakan kemudian pada poros disambungkan dengan dinamometer. Untuk megukur torsi mesin pada poros mesin diberi rem yang disambungkan dengan w pengereman atau pembebanan. Pembebanan diteruskan sampai poros mesin hampir berhenti berputar. Beban maksimum yang terbaca adalah gaya pengereman yang besarnya sama dengan gaya putar poros mesin F.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *