Apa Itu Teknologi Line Departure Warning ( LDW ) Dan Cara Kerjanya

  • Whatsapp

Seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, mobil – mobil keluaran teranyar juga tak lupur dari sentuhan teknologi yang secara terus menerus berinovasi agar pengendaraan menjadi lebih mudah dan mengutamakan keselamatan. Salah satu fitur teknologi terkini yang terpasang pada mobil – mobil keluaran terbaru adalah teknologi Line Depature Warning.

Teknologi ini akan membantu pengemudi untuk tetap berada pada jalur yang benar dan akan terus mengontrol kendaraan apabila mobil yang anda kemudikan keluar dari jalur. Ini adalah prinsip dasar dari cara kerja teknologi Line Depature Warning. Teknologi ini bekerja dengan mengandalkan beberapa sensor kamera yang terpasang pada bagian tengah atas kaca depan, sepasang sensor  kamera pada kedua kaca spion yang bekerja secara terus menerus mengawasi tanda jalur batas jalan.

Read More

Ini merupkan salah satu cara untuk meningkatkan keselamatan saat berkemudi, dimana ini akan membantu pengemudi untuk meminimalisir terjadinya tabrakan samping, tabrakan belakang dan tabrakan depan ( membantu pengemudi dalam mengontrol kondisi didepan kendaraan ).

Teknologi ini bekerja dengan mengandalkan tanda garis putih pada jalan. Ini sebagai patokan sistem untuk tetap mengontrol mobil berada pada jalur tengah. Jika tanda garis putih telah aus atau usang, maka ini akan menjadi masalah tersendiri bagi teknologi ini. Bisa saja ia bekerja dengan tidak baik.

Seperti yang terlihat pada gambar diatas bahwa skema kerja dari teknolgi ini adalah mengandalkan sensor kamera yang terpasang pada beberapa lokasi di mobil. Sensor ini akan akan terus mendeteksi jalur yang benar. Jika pada suatu saat sensor kamera mendeteksi mobil keluar dari jalur maka sensor kamera akan mengirimkan signal ke Control Unit. Ada 3 jenis bentuk signal yang nantinya akan memberikan tanda kepada pengemudi untuk segera mengarahkan mobilnya kembali ke jalur tengah.

1. Lane Depature Warning, bentuk signal ini adalah berupa gerataran pada jok mobil pengemudi, getaran pada roda kemudi dan suara beep yang akan memberikan kode kepada pengemudi.

2. Inpairment Warning, bentuk signal yang keluar adalah adanya bentuk pesan tertulis pada dasbord instrumen mobil dan suara beep yang keluar.

3. Torque On Steering Wheel, bentuk signal ini adalah roda kemudi akan memaksa untuk tetap berada pada jalur apabila anda coba untuk merubah jalur dan ada kendaraan lain disamping yang anda tidak melihatnya. Kondisi ini akan terdeteksi oleh sistem dan anda tidak bisa memaksanya untuk keluar pada jalur.

TIPS UNTUK MENGGUNAKAN

  • Fitur ini bergantung pada tanda jalur untuk beroperasi. Fitur ini tidak dirancang untuk bekerja di jalan yang tidak beraspal atau jalan tanpa tanda jalur.
  • Jika jalan tertutup salju, dedaunan, kabut atau puing, peringatan  mungkin tidak dapat bekerja, ini karena ia  tidak dapat mendeteksi tanda jalur di jalan.
  • Ketika anda mengaktifkan  sinyal lampu belok, maka secara otomatis teknologi ini tidak akan bekerja ( tidak mengeluarkan signal ) 

Demikian penjelasan dari kami mengenai apa itu teknologi Line Depatur Warning dan cara kerjanya.  Dengan mengerti cara kerjanya, maka kita akan semakin baik dalam merespon setiap signal yang diberikan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *