Apa Itu SRS ( Suplemental Restraint System ) Airbag Pada Mobil ?

  • Whatsapp
 adalah alat yang nyata untuk melindungi tubuh seorang penumpang ketika terjadi tabrakan Apa Itu SRS ( Suplemental Restraint System ) Airbag Pada Mobil ?


Seat belt adalah alat yang nyata untuk melindungi tubuh seorang penumpang ketika terjadi tabrakan
pada kendaraan. Saat   terjadi tabrakan dalam kecepatan tinggi maka efeknya badan penumpang akan terlempar kedepan, ini  sangat beresiko mengalami resiko benturan yang keras dengan benda didepannya (kemudi, dasboard   dan lainnya), sehingga dengan  adanya seat belt meminimalisir terjadi benturan keras antara tubuh penumpang dengan bagian yang keras. Namun ternyata hanya dengan seat belt saja tidak cukup untuk melindungi keamanan penumpang.

Khususnya terhadap tabrakan antara depan dan belakang kendaraan, bagian atas tubuh akan
terlempar kedepan meskipun orang tersebut sudah memakai sabuk pengaman, sehingga bagian kepala atau bahu akan membentuk kemudi atau kaca depan kendaraan sehingga dapat menyebabkan cedera
serius bahkan kematian. Oleh sebab itu harus ada perangkat keselamatan tambahan untuk mencegah benturan yang keras saat terjadi tabrakan yaitu SRS Airbag ( kabntung udara )

Read More

SRS Airbag System adalah suatu alat yang dapat mengurangi resiko cedera pada bagian kepala dan
bahu pengemudi atau penumpang melalui cara kerjanya dengan cara mengembangan kantong udara yang dipasang dikemudi atau  instrument panel ketika kerjadi tabrakan pada kendaraan,  alat ini adalah sebagai tambahan dari seat belt yang sudah ada sebelumnya.

Adapun Fungsi Air Bag adalah sebagai berikut :

  • Meredam  energi kinematik penumpang
  • Melindungi penumpang dari benturan dengan interior( roda kemudi, dasbord dan lain-lain )
  • Melindungai penumpang dari pecahan kaca 
  • Mengurangi tertekuknya leher

Kesemuanya itu adalah bagaimana sistem ini melindungi penumpang dari benturan keras yang dapat menimbulkan cidera dan kematian. Selain itu, dampak dari sistem keamaan untuk keselamatan penumpangnya setelah diteliti mempunyai rasio tertentu. Berikut faktanya 
  • Mengurangi resiko kecelakaan fatal ( Data yang dikeluarkan oleh NHTSA, 1999) 
  • Bila hanya menggunakan Seat Belt: tingkat berkurangnya adalah 45% 
  • Bila hanya memakai Air Bag : tingkat berkurangnya 14% 
  • Bila menggunakan Seat Belt + Air Bag : tingkat berkurangnya adalah 50%.
Saat ini air bag bukan hanya terletak pada bagian dasbord depan pengemudi dan penumpang saja melainkan juga sudah ada yang terletak pada head rest ( penyandar kepala ) dan bagian atas pintu yang bekerja jika sewaktu – waktu mobil mengalami benturan pada bagian samping.  Bahkan Toyota baru – baru ini telah mematenkan air bag ciptaannya yang dapat melindungi kepala layaknya sebuah helm yang mereka beri nama Helmetlike.
Pemakaian air bag hanya bisa dipakai satu kali saja, maksudnya adalah jika air bag sudah mengembang akibat terjadi kecelakaan atau kejadian lain maka air bag lama tidak dapat diperbaiki dan harus diganti dengan yang baru. Pada beberapa mobil, penggantian air bag harus diikuti juga dengan penggantian seat belt. Karena seat belt juga tidak dapat digunakan juga. Namun ada beberapa orang yang coba tetap menggunakan seat belt lama dengan melepas beberapa komponennya. Caranya bagaimana ? pada artikel sebelumnya telah saya tulis Cara Agar Seat Belt Masih Bisa Digunakan Setelah Air Bag Mengembang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *