Apa Itu Pelek Roda ( Disk Wheel ) Dan Jenis – Jenisnya

  • Whatsapp

Pelek roda atau pelak orang sering menyebut adalah komponen yang berfungsi sebagai dudukan ban pada kendaraan. Pelek roda merupakan bagian terpenting yang menyangkut keselamatan kendaraan, oleh sebab itu, pelek roda harus kuat menopang beban kendaraan. 

Disamping itu roda harus seringan mungkin. Tambahan  pula ban harus dibalance dengan baik, dengan demikian dapat  berputar lembut pada putaran tinggi, dan pelek harus dibuat  akurat agar dapat mengikat ban dengan baik. Pada gambar dibawah  memperlihatkan sebuah model roda yang banyak digunakan pada mobil penumpang. Beberapa  roda ada yang menggunakan ruji-ruji, dan  disc wheel yang  banyak digunakan ini terbuat dari baja plat yang dipres  dalam bentuk tertentu. Rim dilaskan menjadi satu dibagian  luar disekeliling roda untuk memungkinkan pemasangan
ban.

Read More

Roda dipasangkan pada hub atau poros ( axle shaft )  dengan menggunakan empat atau enam buah baut tanam  (hub bolt). Mur roda dibuat sedemikian rupa sehingga pelek  dapat menempatkan posisinya dengan tepat dan center secara otomatis pada  axle hubsaat pemasangan.  Berat  pembalans ( balance weight) kadang-kadang ada terpasang diluar disekeliling rim untuk membalance roda. Baut-baut yang dipasangkan pada roda disebut baut -baut hub, dan  tutup yang menutupi baut-baut ini disebut tutup roda (wheel drop). Pelek roda dapat dibedakan menurut metode pembuatan dan bahannya.

Ada dua tipe yang umumnyadigunakan sekarang  yaitu 

1. Baja press

2. Campuran besi  tuang (cast light alloy).

Pelek baja press  tipe (pressed -steel disc wheel) ini terdiri dari rim  yang  dilas. Disc dibuat dari lembaran baja yang dipres. Konstruksi seperti ini mudah untuk diproduksi dalam jumlah  yang banyak. Pada umumnya mobil menggunakan tipe ini  karena tahan lama dan kualitasnya merata. Pelek dari bahan campuran besi tuang (cast light-alloy disc wheel ) ini terbuat dari bahan campuran  biasanya dari aluminium atau magnesium.  Pada umumnya digunakan untuk mengurangi berat dan menambah penampilan kendaraan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam menangani pelek  aluminium adalah

a. Pada kendaraan yang menggunakan pelek aluminium, bila kita melepasnya untuk sementara, seperti  untuk rotasi ban, perbaikan, atau bila memasang pelek yang  baru pada kendaraan, maka setelah 1500 km roda dipasang periksalah kekencangan  mur rodanya.

b. Bila menggunakan rantai ban, berhati -hatilah  memasangnya agar tidak merusak pelek aluminium.
Gunakanlah khusus untuk pelek aluminium.

c. Bila perlu membalance roda, gunakanlah balance weight  khusus untuk pelek aluminium. Gunakanlah palu plastik  atau karet dan bukan logam untuk memasangnya.

d.  Seperti halnya pelek jenis lainnya, periksalah pelek aluminium secara teratur.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *