6 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Ban Cadangan ( Serep )

  • Whatsapp

Ban cadangan sering kita abaikan fungsinya, ini karena memang tidak pernah atau jarang dipakai. Wajar tidak terpakai, bisa jadi karena memang ban standar mobil kita tidak pernah bermasalah seperti bocor dengan menurunnya tekanan yang begitu cepat di area yang tidak memungkinkan, atau pecah ban dan lain sebagainya. 

Pada artikel ini kita akan membahas terkhusus untuk jenis ban cadangan yang memiliki bentuk lebih kecil dari ban standart. Jika adan mempunyai kendaraan dan ban cadangannya seukuran ban standar, maka abaikanlah artikel ini. 
Apakah semua kendaraan mempunyai ban cadangan ? diawal peraturan pemerintah, setiap mobil harus mempunyai ban cadangan. Namun baru-baru ini pemerintah telah mengeluarkan peraturan baru yang mana pada mobil tidak diwajibkan mempunyai ban cadangan jika pada mobil tersebut sudah menggunakan Run Flat Tire. Jenis ban ini banyak digunakan pada mobil – mobil super mewah dengan harga yang mahal.
Ban cadangan sementara ini bentuknya lebih kecil dari ban standar. Tujuannya untuk menghemat tempat dan bagasi mobil. Penggunaannya bersifat sementara ketika ban standar bocor atau pecah.  Ban tipe T ini adalah ban tubeless dengan carcass model bias. Diameter luarnya hampir sama dengan ban standar, tetapi lebar thread dan keseluruhannya lebih kecil dan thread serta carcas lebih tipis. Untuk mengimbangi tekanan udaranya dibuat lebih besar yaitu 4,2 kg/cm2 ( 60 Psi).
Ban cadangan jenis T

Read More

Kemampuan ban cadangan kecil hampir sama dengan ban normal kecuali kemampuan membelok dan kemampuan dijalan yang kasar. Ada beberapa tindakan pengamanan yang harus anda lakukan ketika mobil anda menggunakan ban cadangan jenis T ini, diantaranya yaitu :

1. Ban cadangan ini hanya untuk penggunaan sementara. Ban standar harus segera diperbaiki atau diganti agar mobil tidak terlalu lama menggunakan ban cadangan. Jika ini tetap dipaksakan, maka akan membahayakan.
2. Jangan pasangkan ban ini pada pelek jenis lain, karena ukurannya berbeda. Demikian juga tutup roda ban standar ke ban serep, karena ini dapat merusak komponen yang lain. 
3. Sekurang – kurangnya sekali dalam sebulan periksalah tekanan udara ban cadangan. Tekanan udara saat dingin 4,2 Kg/Cm2. Berhati-hatilah dalam menambah tekanan udara pada ban, karena kenaikan tekanannya lebih cepat disebabkan karena ukurannya yang lebih kecil dibanding ban standar. Tambahkan udara sedikit demi sedikit, dan periksalah selalu sampai tekanannya mencapai 4,2 Kg/cm2 ( saat dingin ).
4. Jangan rotasikan ban cadangan ini dengan ban yang lain.
5. Kebocoran pada jenis ban cadangan Tipe T ini harus diperbaiki dengan cara ditambal (menggunakan ban dalam ), bukan disumbat seperti menambal ban tubeles.
6. Dalam berkendara menggunakan ban tipe T, ingatlah akan ha- hal berikut 
– Hindari kecepatan kontinyu lebih dari 80 Km/jam
– Jarak antara kendaraan dengan permukaan tanah berkurang, ini karena tipe ban yang lebih kecil. Hindarilah melalui jalan yang berlubang atau menonjol
Itulah 6 hal yang harus anda ketahui tentang ban cadangan pada mobil. Dengan memperhatikan kondisi ban cadangan dengan baik, maka kita tidak akan merasa kerepotan ketika tiba – tiba ban standar megalami bocor atau pecah ban ditempat yang jauh dari bengkel.  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *