5 Tips Mengemudi Defensive Bagi Para Pengemudi Pemula

  • Whatsapp

Mengemudi defensif adalah cara mengemudi yang melakukan pendekatan secara intelektual dengan cara berkendara secara mana, benar eifisien dan bertanggung jawab. Jadi pada intinya, pengemudi defensif adalah cara mengemudi yang paling baik. Karena itulah tidak mudah untuk dilakukan oleh mereka yang baru belajar sebagai pengemudi.

Untuk menguasai teknik mengemudi defensif haruslah dipelajari oleh setiap pengemudi, terutama bagi para remaja dan pengemudi pemula yang baru saja belajar untuk mengemudikan kendaraan dijalan yang raya. Ada banyak kiat mengemudi defensive yang dapat anda ikuti untuk melakukan perjalanan yang aman. Meskipun demikian, bukan berarti anda harus tegang sepanjang perjalanan. Sebaliknya, anda harus selalu waspada terhadap kendaraan yang ada didepan, dibelakang dan mengamati kendaraan yang berdekatan dengan anda.

Read More

Ada beberapa hal penting yang harus anda lakukan sebelum mengemudikan kendaraan, diantaranya yaitu :

 1. Ada empat kunci menjadi pengemudi defensive, alertness (kewaspadaan), awareness (kesadaran), attitude (sikap, mental), anticipation (antisipasi menjaga segala kemungkinan).

2. Defensive driving berkaitan dengan social rsponsibility issue di antaranya, mementingkan kepentingan orang banyak dan pemaaf, mau bekerja sama dengan pengguna jalan lain, santai dan tidak tegang.

3.Kondisi teknis kendaraan wajib diperiksa sebagai defensive driver.Selalu mempertahankan kendaraan dalam kondisi prima.

4. Setiap sebelum berkendara lakukan pemeriksaan, mulai dari eksterior, meliputi bodi, kaca depan, kaca spion, wiper, lampu-lampu, kondisi ban dan tekanan angin, peralatan standar kendaraan. Pengecekan ruang mesin seperti oli mesin, power steering, minyak rem, air radiator, air pembersih kaca, sistem kelistrikan yang meliputi pemeriksaan aki, kabel dan soket-soket. Tak lupa memeriksa kondisi slang radiator dan bahan bakar.

5. Pengemudi memperhatikan kondisi interior. Memakai sabut pengnaman, kontrol panel dan kaca spion pada posisi yang mudah dioperasikan dan dapat terlihat jelas, sesuai posisi duduk dan penyangga kepala agar tidak terlalu dekat. Singkirkan barang-barang di sekitar yang dapat mengganggu konsentrasi.

Apakah anda pengemudi pemula ? ikuti langkah – langkah dibawah ini untuk menjadi pengemudi defensif.

Membangun beberapa kebiasaan mengemudi dan mempelajari aturan – aturan dasar akan berguna bagi setiap pengemudi, bukan hanya bagi para pemula melainkan juga bagi mereka yang sudah profesional. Tips ini akan membantu anda berkendara aman dijalanan dan mengurangi resiko kecelakaan.

#1. Menghindari semua gangguan 

Beberapa orang memiliki kebiasaan buruk menggunakan ponsel saat mengemudi dan mendengarkan music bervolume keras. Jangan lakukan itu bersamaan dengan kebiasaan yang dapat memalingkan fokus pandangan anda dari kondisi luar disekitar kendaraan. Sebagai contoh, jika anda memacu kendaraan dengan kecepatan 85 Km/jam, dan anda melihat ponsel yang menyala selama 5 detik. Maka jarak tempuh kendaraan sudah seperti melewati panjangnya lapangan sepak bola. Jangan tanyakan apa yang akan terjadi disepanjang tersebut.


#2. Jangan abaikan rambu-rambu lalu lintas

Ini adalah bagian terpenting dari kiat mengemudi defensif. Memperhatikan setiap rambu – rambu dan marka jalan akan membantu anda tetap dalam batas kecepatan, menghindari salah belok dan mematuhi lampu lalu lintas. Biasanya para pemula memiliki kebiasaan buruk tanpa memperhatikan rambu – rambu jalanan, melainkan hanya memperhatikan tingkah laku pengemudi mobil didepannya. Jangan ikuti itu, karena bisa jadi mereka termasuk pengemudi yang sering melanggara rambu jalanan.

#3. Jaga jarak dengan kendaraan lain

Harus ada jarak aman antara mobil anda dengan mobil disekitar anda. Jangan mengemudi terlalu dekat dibelakang mobil lain, karena jika mobil tersebut tida – tiba berhenti kemungkinan anda akan menabraknya. Harus ada jarak setidaknya satu atau dua kali panjang mobil kita. Jarak harus semakin panjang jika kita melewati jalan yang licin atau pada kondisi hujan.

#4. Paham akan semua kondisi cuaca

Ketika anda baru pertama kali belajar mengemudi, jangan mengemudi dalam kondisi yang menantang seperti pada malam hari atau cuaca yang buruk. Dibutuhkan keterampilan khusus dan harus banyak belajar untuk mengemudi pada kondisi cuaca tersebut. Jika anda tidak yakin, jangan pernah melakukan perjalanan pada cuaca ektrim, kecuali jika anda sudah tahu tekniknya.

#5. Istirahat yag cukup sebelum melakukan perjalan

Mungkin ini sesuatu yang konyol bagi sebagian orang. Namun ini penting untuk mejaga stamina tubuh anda agar lebih fokus saat berkendara. Banyak para pengemudi yang masih mempertahankan untuk tetap mengemudi walau pada batas yang tidak normal dengan meminum kopi atau minuman sejenisnya. Jika terlalu sering, ini tidak baik bagi kesehatan tubuh anda. Beristirhatlah setelah anda melakukan perjalanan penuh selama dua jam untuk menjaga fokus anda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *