3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )

  • Whatsapp

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang silinder. Agar tenaga yang dikeluarkan maksimal, maka mesin akan menjaga kondisi mesin tetap prima sehingga pembakaran yang terjadi tepat waktu sesuai dengan kondisi mobil. Faktor efisiensi juga menjadi salah satu pertimbangannya.

Pembakaran yang sempurna tidak begitu saja terjadi, namun banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Seperti posisi pembukaan dan penutupan katup, kondisi suhu mesin, besarnya percikan api busi dan banyak lagi. Semuanya bekerja secara terintergasi hanya untuk menciptakan pembakaran yang sempurna.

Read More

Komponen – komponen pendukung yang bekerja ada sebagian yang digerakkan oleh media sabuk penggerak. Sabuk penggerak inilah yang bekerja meneruskan putaran dari poros utara ( crankshaft ) untuk memutarkan beberapa komponen seperti poros bubungan ( camshaft), kipas pendingin, pumpa air, alternator dan lain – lain.

Sabuk penggerak terbuat dari bahan karet keras yang bekerja secara terus menerus selama mesin berputar. Pada mesin mobil terdapat 3 jenis mekanisme sabuk penggerak, berikut jenis – jenisnya :

1. V Belt 


Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )


V Belt adalah sabuk penggerak yang berbentuk meruncing pada bagian ujungnya. Jenis ini digunakan pada mobil – mobil keluaran lama yang berfungsi memutarkan pumpa air, alternator, pumpa power steering dan kompressor AC. V Belt mempunyai bentuk yang lebih pendek dibanding jenis sabuk penggerak yang lain sehingga apabila ada komponen tambahan yang akan digerakkan maka harus ditambah jalur puli dan memsang V belt tersendiri.

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )
Bentuk sabuk V Belt

Kelebihannya, pemakiannya lebih lama karena bekerja secara sendiri – sendiri untuk memutarkan komponen. Kekurangannya adalah sulit saat melakukan penggantian, ini karena sistem pengncangannya menggunakan baut panjang. Sabuk ini bisa bertahan hingga jarak tempuh 650 Km. Tanda-tanda kerusakan sabuk V Belt bisa didteksi dengan munculnya  suara memekik yang menandakan V Belt sudah mengeras ( getas ).

2. Timing Belt

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )

Juga dikenal sebagai sabuk penggerak poros camshaft. Sabuk timing belt berbentuk gerigi, ini berfungsi agar putaran poros engkol dengan poros bubungan tetap selaras karena sangat berkaitan dengan waktu buka tutup katup. Proses pemasangannya juga tidak boleh sembarang, yang mana pada setiap puli sudah ada tanda khusus. Jika salah pemasangan maka mesin tidak akan dapat hidup.

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )
Bentuk sabuk timing Belt

Sabuk timing belt dapat digunakan hingga menempuh jarak 100.000 Kilometer. Ini harus benar – benar diperhitungkan oleh para pemilik kapan waktu penggantiannya. Jika sabuk timing belt putus, maka mesin akan berhenti bekerja. Ini karena piston dan katup sudah bertabrakan ( bekerjanya sudah tidak selaras ). Biaya perbaikan yang dibutuhkan juga relatif sangat mahal.

3. Serpentine

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )

Sabuk penggerak tipe serpentine adalah pengembangan dari sabuk penggerak jenis V Belt. Perbedaannya adalah pada jenis ini, sabuk berbentuk lebih panjang dan saling menghubungkan kesemua komponen. Mobi
l – mobil keluaran tahun 1990 sudah menggunakan jenis sabuk serpentine. Keunggulan jenis sabuk ini dibanding dengan jenis V belt adalah mudah dalam pemasangan dan penyetelannya dilakukan secara otomatis.

Mesin adalah sumber tenaga yang bekerja dari hasil pembakaran yang terjadi pada ruang sili 3 Jenis Sistem Sabuk Penggerak Pada Mesin Mobil ( V Belt, Timing Belt Dan Serpentine )
Bentuk sabuk Serpentine


Sabuk serpentine bertanggung jawab atas berbagai komponen mesin, seperti kipas pendingin, pompa power steering, alternator, dan kompresor pendingin udara. Jika mengendur atau putus, komponen-komponen ini akan berhenti bekerja dan mesin Anda bisa mengalami kerusakan akibat kelebihan panas. Sabuk Serpentine dapat bertahan antara 60.000 Km hingga 80.000. Jika sabuk meengeluarkan suara melengking saat Anda menyalakan mobil atau berbelok tiba-tiba maka itu adalah indikasi harus segera diganti.

Bagaimana, apakah kalian sudah bisa membedakan jenis mekinisme penggerak sabuk yang ada pada mesin mobil ? semoga penjelasn diatas dapat membantu kalian semuanya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *